Selasa, 05 Desember 2017

AwanTunai Beri Pinjaman secara Online untuk Beli Smartphone


AwanTunai Cicilan | Featured
Founder:
 Dino Setiawan
Industri: fintechStatus pendanaan: tidak disebutkan
  • Pengguna dapat mengajukan permohonan pinjaman hingga Rp4 juta hanya melalui aplikasi mobile, dengan pembayaran yang dapat dilakukan di minimarket atau melalui virtual account.
  • Tak hanya untuk beli smartphone, AwanTunai berniat memperluas cakupan pinjaman yang mereka berikan ke ranah kebutuhan sehari-hari.

Demi membantu masyarakat yang tergolong unbanked ataupun underbanked meningkatkan produktivitas masing-masing, startup fintech AwanTunai menawarkan pinjaman hingga Rp4 juta yang bisa digunakan untuk pembelian smartphone.
 Mereka memiliki alasan tersendiri mengapa pinjaman yang mereka berikan saat ini baru bisa digunakan untuk pembelian smartphone.
Menurut Chief Operating Officer Awan Tunai, Windy Natriavi, masyarakat di kedua golongan tersebut sudah menyadari bahwa smartphone bisa digunakan untuk meningkatkan produktivitas kerja ataupun efisiensi dalam berkomunikasi. Namun keinginan mereka kadang terhalang ketersediaan uang. Dana yang mereka miliki biasanya sudah digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, seperti membeli makanan hingga membayar uang sekolah anak.
(Kiri ke kanan): Dino Setiawan (Founder & CEO AwanTunai); Windy Natriavi (COO AwanTunai); Rama Notowidigdo (Co-Founder & CTO AwanTunai)
Dengan adanya sistem cicilan ini, mereka bisa penuhi kebutuhan dasar tapi juga mampu meningkatkan diri. Saat ini baru cicilan untuk smartphone. Tapi kami ingin nantinya ada distribusi yang lebih luas seperti cicilan untuk laptop atau untuk membeli galon air dan gas.
 Wyndi Satriavi, COO AwanTunai
Di Indonesia sendiri, ada beberapa platform lain yang juga menyediakan layanan hampir serupa dengan AwanTunai seperti Kredivo ataupun Akulaku. Meski begitu, Windy menuturkan AwanTunai memiliki perbedaan dengan platform penyedia pinjaman lainnya.
Yang paling utama adalah dana pinjaman hanya bisa digunakan untuk transaksi di gerai-gerai offline tertentu yang sudah bekerja sama dengan AwanTunai. Dana tersebut tidak bisa dicairkan secara tunai ataupun ditransfer ke rekening pribadi.
Peminjam harus memasukkan kode agen dan harga smartphone saat melakukan transaksi. Jika transaksi berhasil, saldo di akun peminjam akan berpindah ke akun penjual.
Selanjutnya, peminjam tinggal membayar cicilan lewat minimarket atau melalui virtual account. “Pengajuan pinjamannya online, persetujuan limit kreditnya bisa diketahui hanya dalam waktu lima belas menit,” ujarnya.
COO AwanTunai, Windy Natriavi, menunjukkan aplikasi AwanTunai
Menurut Windy, ada beberapa alasan mengapa pihaknya memilih skema ini ketimbang menyalurkan pinjaman ke rekening yang nantinya bisa ditarik tunai. “Pertama untuk mendukung visi pemerintah mewujudkan cashless society. Kedua, data transaksi bisa terekam, dan ketiga untuk mempromosikan cara cerdas menggunakan uang,” tuturnya.
Perbedaan selanjutnya yakni AwanTunai hanya bertindak sebagai penghubung antara peminjam dengan pemberi pinjaman. Dalam hal ini, pemberi pinjaman adalah PT Finansial Multi Finance atau Kredit Plus yang sudah berkomitmen menyalurkan dana sebesar US$30 juta (sekitar Rp405 miliar) untuk membiayai pinjaman.
Ke depannya, kata Windy, AwanTunai ingin mengembangkan platformnya agar dana pinjaman yang ada di akun pengguna bisa digunakan untuk berbelanja di warung-warung hanya dengan menggunakan kode QR. Ia mengungkapkan saat ini pihaknya tengah berdiskusi dengan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang fast moving consumer goods (FMCG) terkait kemungkinan mewujudkan ide tersebut.
Terkait penggunaan kode QR dalam proses transaksi, Windy mengatakan saat ini hal tersebut juga belum bisa diterapkan untuk pembelian smartphone. “Saat ini belum. Tapi dalam dua minggu hingga satu bulan lagi, sudah bisa. Pengembangannya sudah jadi, tinggal user acceptance testing saja,” ucapnya.
Adapun terkait monetisasi, Windy menjelaskan monetisasi bukan berasal dari bunga yang dibayar oleh peminjam. Mereka hanya menarik komisi dari setiap transaksi yang terjadi. Ia mengatakan komisi transaksi ini sudah termasuk dalam pinjaman yang diberikan ke konsumen.
Awan Tunai
Review Star Android YellowReview Star Android YellowReview Star Android YellowReview Star Android YellowReview Star Android Gray
N/A 10,000 - 50,000
GRATIS
(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)
sumber