0COMMENTS

Media sosial Twitter mengumumkan bahwa hari ini mereka menghapus 360.000 akun berbau terorisme yang beroperasi sejak pertengahan 2015. Tindakan ini merupakan buntut dari banyaknya teguran dari pemerintah dan sejumlah organisasi yang mengatakan bahwa Twitter lambat dalam menangani dan menghentikan akun yang terkait dengan ISIS.
