Ingat kasus dan statistik yang kami paparkan dalam bahasan mengenai santet?
Di situ ditunjukkan bagaimana orang mengeluh ada sesuatu di dalam tubuhnya dan ternyata adalah alat bedah. Alat bedah tersebut tertinggal saat pembedahan terakhir. Juga telah kami tunjukkan kalau kejadian ini bukanlah peristiwa langka, bahkan di negara semaju Inggris dan Amerika Serikat. Ada apa sebenarnya?
Dokter sering kali sama butanya dengan pasien mereka saat mereka mencoba memberikan resep obat, melakukan pembedahan atau pemberian implan. FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika) hanya mengatur obat, alat dan prosedur pemeriksaan, namun ia tidak mengendalikan bagaimana dokter harus menggunakannya dan tidak punya kendali sama sekali pada operasi pembedahan. Kurangnya pengawasan ini berakibat pada kurangnya pengetahuan dokter mengenai efek samping, bahkan dari produk atau prosedur yang telah digunakan bertahun-tahun. Bila sebuah produk baru datang, katakanlah obat jenis baru dan penjualnya menyebutnya obat anti tuberkulosis, dokter kemungkinan kecil tahu perbedaan antara benar atau tidaknya klaim tersebut.