Kamis, 23 Maret 2017

Tanam investasi Seri B di BukaLapak, Emtek Group makin fokus pada bisnis startup


2COMMENTS
bukalapak - feature
Ternyata bukan pihak asing saja yang tertarik menanamkan investasi pada bisnis startup yang sedang bergairah di dalam negeri.
Para pengusaha lokal juga mulai melirik bisnis ini sebagai ladang yang menjanjikan. Seperti halnya Emtek Group, yang dikenal melalui perusahaan stasiun televisi SCTV, hari ini (4/2) mengumumkan investasi Seri B di marketplace BukaLapak. Sayangnya, kedua pihak, baik Emtek Group maupun BukaLapak, enggan mengungkapkan besarnya angka yang diinvestasikan.
Founder BukaLapak, Achmad Zaky mengatakan bahwa dana segar ini akan digunakan untuk menambah jumlah karyawan dan mengembangkan strategi marketing agar bisnisnya makin dikenal secara luas. Selain itu, BukaLapak juga ingin menggandeng lebih banyak UKM di Indonesia untuk menjual produknya secara online.
Baca juga: CEO Bukalapak: Mulai dari sekarang dan jangan takut gagal
Sedangkan Sutanto Hartono, CEO Emtek Group mengatakan bahwa investasi yang dimiliki perusahaannya hanya sebatas saham minoritas, sehingga semua operasional diserahkan pada pihak BukaLapak.

Emtek Group fokus pada pengembangan bisnis online dan startup?

emtek group
Saat dikonfirmasi, Sutanto lebih lanjut mengatakan bahwa ada dua hal yang dilakukan perusahaannya dalam mengembangkan bisnis internet di Indonesia. Pertama adalah menciptakan sendiri startup milik Emtek, yakni Vidio.com dan yang kedua adalah dengan masuk ke tim startup yang sudah beroperasi seperti BukaLapak.
Ia juga menambahkan bahwa peran Emtek sebagai perusahaan media dapat membantu menaikkan traffic dari bisnis internet yang sedang bertumbuh. Dalam penjelasannya, kami mengutip:
Marketplace merupakan bisnis yang sangat strategis di Indonesia dan kunci untuk mendapat keberhasilan dari hal ini ada dua, yakni menaikkan traffic atau pageview, baru akan berlanjut pada keuntungan yang besar.
Nantinya, Emtek Group memang akan lebih banyak fokus pada bisnis yang berfondasi pada internet, terlebih ekosistem startup di Indonesia sedang melejit. Ia menambahkan bahwa jika nantinya perusahaan akan berinvestasi pada startup lain, maka tidak akan pada satu lahan bisnis yang sama dengan Vidio.com maupun BukaLapak.
Tujuan lain dari investasi ini adalah untuk memberikan sinergi pada usaha online shopping yang telah dimiliki oleh Emtek Group, yakni O Shop. Sutanto memberi petunjuk bahwa terdapat kemungkinan kedua bisnis ini akan saling terkait, seperti O Shop yang akan menjadi merchant dari BukaLapak.
Baca juga: 3 cara Indonesia menjadi lebih menarik bagi investor asing
Sebelumnya, BukaLapak telah mendapatkan investasi dari situs pembanding harga Aucfan (3674:Tokyo), 500 Startups asal Amerika, dan juga GREE Ventures di Februari 2014 lalu. Achmad Zaky mengklaim bahwa BukaLapak telah mencapai nilai transaksi lebih dari Rp 1 triliun di tahun 2014 dengan penjualan terbanyak dari kategori gadget, fashion, dan perlengkapan untuk hobi. Sedangkan merchant yang dimiliki oleh BukaLapak sudah mencapai 163.000 penjual hingga awal 2015.
(Diedit oleh Lina Noviandari)

ABOUT ELFA

Suka menulis di bidang teknologi sejak lepas jadi pengajar anak-anak. Sapa saja perempuan penyuka warna ungu ini melalui akun Twitter @elfaelpa