Kamis, 10 November 2016

StartUp yang Berhasil adalah yang Berani Eksekusi Idenya

Pernah baca satu quote di media sosial yang mengatakan ,”Ide yang bagus adalah ide yang derealisasikan”. Banyak dari kita yang merasa ketika diminta untuk ber-ide, selalu bilang “belum ada inspirasi nih”, “bentar lah lagi gak mood”, “Duh! Gak berani buat ngomong”, “Ide ku bagus gak ya ini?Nanti langsung ditolak gimana?”. Padahal, ide, tanpa kita sadari pasti selalu ada dan mampu kita munculkan tanpa harus menunggu inspirasi datang kayak durian runtuh. Nah! Masalah selanjutnya untuk menuangkan ide nih. Do it now or never!. Punya ide langsung eksekusi, langsung rancang. Kalau nunggu nanti, yakin deh gak bakalan dilakukan. Hal ber-ide ini sama lho buat kamu yang punya mimpi untuk membangun start-up.
Mulai sekarang jauhi rasa minder atau takut untuk gagal dalam membuat ide startup. Adanya Innovative Academy misalnya, tempat yang memfasilitasi generasi muda Indonesia untuk membangun start-up dan memberikan ruang untuk kamu bertemu orang-orang yang ahli di bidangnya. Sepaham dengan mimpi dari Indonesia untuk menciptakan 1000 startup lokal asli Indonesia, semangat itu yang dituangkan di Innovative Academy. Berbagai serangkaian kegiatan sebelum inkubasi dimulai terus diadakan oleh Innovative Academy. Seperti Dian Soraya yang menjadi pembicara di acara Innovative Design, 27 Desember kemarin di EDS, Yogyakarta.

Workshop dari Dian Soraya, konsultan di Somia Consultant, mengajak para peserta untuk mengenal tentang metode User Experience dan Simple Usability Testing. Peserta dibentuk kelompok masing – masing 5 orang. Saling gak kenal. Random. Dan diminta untuk ber-ide tentang startup. Menggunakan google design sprint juga sebagai manajemen mereka mengeluarkan ide. Kalau kata mbak Dian, “Waktu dua menit itu cukup untuk menuangkan ide untuk masing-masing anak. Dilanjut dengan sharing antar kelompok. Kemudian mengolah ide lagi. Saya rasa cara itu cukup efektif untuk menemukan satu solusi ide yang tepat.”
Mereka juga diminta hingga merancang pola – pola aplikasi startup diatas kertas seinformatif mungkin. Ucapan yang paling mengena dari Dian Soraya adalah “Kalau ada ide langsung tulis dan share. Karena ide sekecil apapun pengaruhnya akan besar ke startup kalian. Dan lagi ide sebisa mungkin jangan dicounter. Kalau memang idenya ada yang kurang pas, gunakan kata “bagaimana kalau?”.
Ilmu baru dan motivasi baru untuk mereka yang punya semangat membuat startup oleh Dian Soraya juga memperkenalkan User Experience. “Intinya peka saja dengan respon, gesture, dan feedback yang diberikan oleh calon pengguna start-up kalian.” Sudah berani untuk mengeksekusi ide? Selanjutnya teguhkan visimu tentang masalah apa yang ingin kamu selesaikan dengan start-up kamu. Dan jangan lupa definisikan behaviour pengguna yang menjadi target startup mu.
Dian Soraya juga berbagi tips dan trik nih. User Experience digunakan untuk menanyakan secara lebih mendalam fitur start-up yang dirancang apakah sudah jelas dan nyaman untuk pengguna. Bisa saja kalian mencoba untuk menggunakan skenario yang berkaitan dengan penggunaan fitur startup kalian.
Jadi, masih ragu untuk mengeksekusi ide startup mu?

sumber