Kamis, 10 November 2016

APA ITU STARTUP BISNIS DIGITAL? APA KEUNTUNGANNYA? DAN BAGAIMANA MEMBUATNYA?


Kanal Bisnis.Ilmuwebsite dari kemarin-kemarin yang dibahas cuma melulu masalah startup. Apa sih sebetulnya startup itu? Apa keuntungannya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut kurang lebih akan kita bahas tuntas pada artikel kali ini. Mulai dari definisi, keuntungan bagi pelaku startup, sampai dengan startup di dunia nyatanya.

Apa sih startup Bisnis Digital itu?

Menurut wikipedia Startup merujuk pada perusahaan yang belum lama beroperasi, yang sebagian besarnya merupakan perusahaan baru didirikan, berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Definisi tersebut mungkin lebih pada peristilahannya, maknanya kurang lebih startup adalah perusahaan baru yang sedang dikembangkan.

Startup berkembang di akhir tahun 90-an menuju ke tahun 2000-an, yang kebanyakan faktanya startup-startup ini dikawinkan dengan teknologi, internet, website, dan semua yang berhubungan dengan ranah tersebut. Lah kok bisa? Mari kita kilas balik ke akhir tahun 1990-an menuju 2000-an, ketika itu dunia internasional mengalami fenomena buble dot com.

Buble dot com jika di artikan ke dalam bahasa Indonesia-nya memiliki makna gelembung dot com, atau gelembung teknologi informasi.

Ketika masa buble dot com ini banyak perusahaan-perusahaan baru didirikan secara berbarengan, ini terjadi dipicu karena adanya fakta bahwa makin banyak orang yang mengenal internet, sudah tentu menjadi ladang baru untuk berbisnis. Namun pada akhirnya perusahaan-perusahaan startup ini berakhir dengan kegagalan. Sedikit sekali yang bertahan.  Beberapa startup yang bertahan sampai sekarang seperti yang kita kenal saat ini, seperti google, yahoo dan lain sebagainya.

Startup sebetulnya lebih condong kepada perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan website. Namun bukan melulu mengenai jasa pembuatan aplikasi / website semata. Bukan itu.  Ada beberapa karakter yang umum ditemui di startup. Yang jelas saat ini istilah startup merupakan label yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan berkenaan dengan dunia teknologi dan internet. 

Karakter yang umum terdapat pada startup biasanya usia perusahaan kurang dari 3 tahun, jumlah pegawai kurang dari 20 orang, Pendapatan kurang dari $ 100.000/tahun, Masih dalam tahap pengembangan, Beroperasi dalam bidang teknologi, Produk yang dibuat biasanya berupa aplikasi dalam bentuk digital, Biasanya beroperasi melalui website.

Startup Di Bumi Indonesia

Menurut catatan, di Indonesia kurang lebih terdapat 1500-an startup. Dan setiap tahun, atau bahkan setiap bulannya, muncul founder-founder baru pemilik startup. Pengguna internet Indonesia sampai saat ini terus tumbuh setiap tahunnya. Dan tentunya  ini menjadi ladang tersendiri bagi bisnis di dunia online.

Di Indonesia pun beberapa startup yang familiar seperti kaskus.co.id, urbanesia.com, nulisbuku.com, mindtalk.com dan banyak lagi. Masing-masing startup memiliki tema sendiri-sendiri. Sebagai contohnya Aulia Halimatussadiah yang menggarap nulisbuku.com berawal dari masalah akan kesulitannya para penulis yang akan menerbitkan bukunya, ditemui dengan berbagai birokrasi yang merepotkan, pada akhirnya membuat Aulia Halimatussadiah membuat nulisbuku.com solusi atas permasalah penerbitan buku, dan membuat penulis menjadi lebih diuntungkan.

Dan beberapa startup Indonesia pun sudah mendunia, seperti bornevia.com, kurioapps.com, wooz.in, 8villages.com  dan adskom.com serta cubeacon.com.

Di Indonesia terdapat banyak komunitas yang mendiskusikan masalah startup, mulai yang tingkatnya nasional hingga regional Seperti Bandung Digital Valley (bandungdigitalvalley.com), Jogja Digital Valley (jogjadigitalvalley.com), Depok Digital (depokdigital.net), Ikitas (ikitas.com) Inkubator Bisnis di Semarang, Stasion (stasion.org) wadah Startup lokal kota Malang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Silahkan googling.

Apa Keuntungan Mendirikan Startup Sendiri ?

Saya akan membuat sebuah perumpamaan. Anda membangun sebuah taman bermain untuk anak-anak, di dalamnya ada fasilitas taman bacaan, taman rekreasi, dan banyak lagi yang lainnya, kemudian Anda sediakan free untuk semua anak. Apa yang terjadi? Banyak yang datang bukan? Ribuan Anak yang datang. Apalagi jika Anda membeli DUFAN  lalu menggratiskannya. :D.

Yang jelas ketika Anda membuat startup sendiri, membuat website yang spesifik, orang merasa website ini bermanfaat, terlebih lagi ketika website tersebut memberikan solusi atas suatau masalah yang ada di sekeliling orang, dan orang-orang tersebut memberitahukan kepada lebih banyak orang lagi bahwa ada website yang sangat bermanfaat dan patut diikuti terus. Dari sinilah visitor berdatangan.

Visitor berdatangan ibarat sebuah pasar. Ketika banyak orang berkumpul kemungkinan besar banyak orang juga yang berjualan. Nah disinilah Anda bisa jadikan tempat berkumpulnya orang-orang untuk berjualan. Anda bisa berjualan apapun tentunya sesuai dengan tema website, terkategorisasi.

Sebagai contohnya adalah ketika saya dan tim ilmuwebsite.com membuat layanan pembuatan website gratis kaffah.biz , kami membuat versi gratisnya, namun juga disediakan pula versi berbayarnya.

Lalu Bagaimana Membuat Startup Sendiri?

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana membuat startup sendiri ? Anda bisa menemukan idenya terlebih dahulu di sini http://bisnis.ilmuwebsite.com/2014/09/formula-pas-mantab-untuk-menemukan-ide.html.

Untuk cara membuatnya kita akan bahas pada artikel yang berbeda. Silahkan pantau terus bisnis.ilmuwebsite.com


Semoga bermanfaat.
Salam.


Loka Dwiartara
Admin ilmuwebsite.com
Founder Kaffah.biz

sumber