Rabu, 14 Desember 2016

Salip Tokopedia, aplikasi booking taksi GrabTaxi jadi perusahaan Asia Tenggara dengan investasi terbesar


0COMMENTS
feature-grabtaxi
Hanya berselang lebih dari sebulan sejak putaran pendanaan terakhirnya, aplikasi pemesanan taksi asal Malaysia GrabTaxi telah menyelesaikan putaran pendanaan lagi.
Kali ini, mereka mengumumkan mendapat pendanaan seri D dengan nilai yang spektakuler yaitu sebesar USD 250 juta (Rp 3 triliun), investasi yang diberikan sepenuhnya oleh Softbank Corp – GrabTaxi mengklaim ini sebagai investasi terbesar untuk perusahan di Asia Tenggara yang pernah dipublikasikan. Dengan demikian Softbank akan menjadi investor terbesar GrabTaxi.
Sebagai perbandingan, kompetitor EasyTaxi mendapat investasi sebesar USD 40 juta (Rp 500 miliar) dalam putaran pendanaan seri D terakhir mereka.
Meskipun putaran pendanaan terakhir – sekitar USD 65 juta (Rp 800 miliar) – sangat besar, kesepakatan ini berada di level yang benar-benar berbeda dan secara keseluruhan GrabTaxi telah mendapatkan total USD 340 juta (Rp 4 triliun) selama lebih dari 14 bulan terakhir.
Baca juga: Anthony Tan: cucu supir taksi yang menciptakan aplikasi booking taksi terbesar di Asia Tenggara
GrabTaxi mengklaim bahwa mereka memimpin di 17 kota di dalam enam negara berbeda – Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Indonesia. Sementara itu, Uber masih tetap mendapat masalah dengan pemerintah di seluruh wilayah tersebut, dan baru-baru ini Thailand menyatakan bahwa Uber ilegal.
Inilah angka-angka lain yang menunjukkan GrabTaxi mengalami kemajuan yang menakjubkan selama setahun belakangan:
  • Jumlah supir taksi meningkat hampir 300 persen menjadi 60.000 supir taksi
  • Pengguna aplikasi mobile meningkat 500 persen menjadi 500.000 pengguna
  • Jumlah download aplikasi meningkat 400 persen menjadi 2,5 juta
  • Tiga pemesanan taksi terjadi setiap detik, peningkatan sebesar 800 persen
Wakil presiden pemasaran GrabTaxi, Cheryl Goh menjelaskan bahwa tim mereka tidak akan menyia-nyiakan posisi kepemimpinan di Asia Tenggara begitu saja. Dengan cara apapun, mereka akan menambah keunggulan mereka lebih jauh lagi.
“Pertumbuhan tetap menjadi kunci fokus untuk GrabTaxi, dan sekarang kami memiliki amunisi yang cukup besar untuk mempercepat ekspansi kami di Asia Tenggara,” ungkap Cheryl. “Berkat fokus utama kami di wilayah Asia Tenggara, masing-masing dari keenam pasar GrabTaxi akan mendapatkan porsi pendanaan yang signifikan, dibandingkan dengan pemain besar lainnya yang harus lebih banyak membagi-bagikan pendanaan mereka.”
Cheryl menambahkan bahwa mereka sama sekali belum menyentuh pendanaan putaran terakhir, tetapi mereka “sangat bersyukur telah bertemu dengan banyak investor yang memperkenalkan kami dengan investor lain yang cocok.”
Selain pendanaan, GrabTaxi juga mendapat keuntungan besar dari kerjasama yang potensial dengan perusahaan lain dalam jaringan SoftBank, lalu dengan cepat Cheryl menambahkan mereka akan ”tetap fokus ke Asia Tenggara”.
(Diedit oleh Enricko Lukman)

sumber