Selasa, 12 Desember 2017

Kegagalan Adalah Nama Tengah dari Bisnis, Tapi Bagaimana Meminimalkannya?

Kesuksesan | Featured Image
Ikhtisar
  • Kegagalanmu bisa terjadi karena kamu tidak berani bermimpi, tujuan yang kurang jelas, perencanaan yang tidak matang, serta inkonsistensi.

Kegagalan adalah sebuah hal yang pasti pernah dialami oleh semua orang di dunia. Ini bukanlah sesuatu yang langka, bahkan ini sangat-sangat umum.

Sebanyak tujuh puluh persen dari proyek, delapan puluh persen dari upaya awal bisnis, dan 95 persen dari peluncuran produk gagal. Potensi kegagalan seharusnya dapat ditekan apabila kamu memperhatikan berbagai hal kecil lebih seksama, serta belajar dari kesalahan yang telah dibuat oleh orang lain.
Pada artikel berikut ini, saya akan mencoba untuk membahas beberapa penyebab kegagalan yang harus kamu hindari agar jalanmu meraih kesuksesan dapat menjadi lebih mulus.

Tidak berani bermimpi

Kesuksesan | Dreamcatcher
Sumber: Pexels
Sejatinya, manusia adalah seorang pemimpi yang ulung. Berapa banyak film superhero yang telah kita tonton saat kecil dan menginspirasi kita untuk menjadi seorang penyelamat dunia?
Sayangnya, pada sebagian orang ini hanya berlaku di masa kecil mereka. Saat bertumbuh menjadi dewasa, kita tidak berani untuk bermimpi. Kenapa? Karena saat kita bertumbuh, kita dikondisikan oleh orang-orang di sekitar kita.
Kita harus masuk sekolah unggulan, mendapatkan nilai bagus, lulus dengan nilai sempurna, menjadi pegawai negeri atau profesi berduit lainnya, dan lain sebagainya. Ketika kita tidak bisa mencapai hal-hal tersebut, kita akan dihukum atau mendapatkan konsekuensi negatif dari lingkungan sekitar. Inilah yang menjadi penghalang kita untuk dapat meraih kesuksesan dalam hidup.
Mulailah untuk bermimpi. Kamu berhak untuk bermimpi. Bahkan di era modern seperti sekarang, banyak sekali orang-orang sukses yang berangkat dari mimpi besar mereka. Mereka yang tidak berani untuk bermimpi biasanya hanya akan menjadi seorang pengikut dari mimpi besar pimpinannya.
Dengan mimpi, kamu akan menjadi seseorang yang visioner, yang siap menciptakan berbagai ide-ide brilian, yang mungkin akan meningkatkan kualitas hidup orang banyak. Inilah definisi kesuksesan sebenarnya — di mana kebahagiaan sesama menjadi tujuan utama di atas harta dan tahta.

Tujuan utama yang kurang jelas

Kesuksesan | Tujuan Meleset
Sumber: Pexels
Apabila kamu tidak mengetahui apa yang ingin kamu capai, akan mustahil pula bagimu untuk mencapai tujuan utamamu — atau kapan kamu akan memulai untuk meraihnya.
Tujuan utamamu haruslah jelas, karena hanya dengan hal tersebut kamu dapat membuat sebuah rencana yang realistis untuk menggapainya.
Selain itu, kamu juga harus mampu untuk mengomunikasikan apa yang ingin kamu capai kepada tim. Mengapa tujuan tersebut penting bagimu dan tim.
Jika kamu dapat menyampaikan hal ini dengan baik kepada tim, kamu dapat meningkatkan motivasi dari tim yang kamu pimpin. Ketika sebuah tim merasa termotivasi, produktivitas mereka akan meningkat dan tujuan utamamu akan lebih cepat kamu raih.
Apabila tim tidak mengetahui apa tujuan dari eksistensi mereka, bagaimana mereka tahu bahwa tugas yang kamu berikan itu penting atau tidak? Tim juga akan kebingungan untuk menentukan skala prioritas dari tiap penugasan. Bisa saja tugas yang lebih penting malah dikesampingkan, dan tugas yang tidak terlalu penting justru diutamakan.
Kegagalan berkomunikasi dengan tim juga akan membuat mereka kurang kreatif dan inovatif. Tim akan merasa bahwa mereka tidak mendapatkan asistensi darimu dan menyelesaikan setiap pekerjaan sesuka mereka.

Tidak adanya perencanaan yang matang

Kesuksesan | Plan yang Matang
Sumber: Pexels
Tanpa adanya perencanaan kerja yang matang, bagaimana cara kamu untuk berkomunikasi dengan tim? Bagaimana caranya memberitahu mereka tentang apa saja yang harus mereka lakukan agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik?
Perencanaan yang jelas akan memungkinkanmu untuk membangun sebuah kepercayaan bahwa kamu mengerti tentang apa yang harus dilakukan untuk dapat meraih keberhasilan. Ketika tim melihat bahwa mereka akan berhasil dalam sebuah pekerjaan, motivasi serta kepercayaan mereka kepadamu akan jauh meningkat.
Dengan memiliki sebuah tim yang bermotivasi tinggi, kerja keras dari tiap anggota akan mengikuti dengan sendirinya. Anggota tim tidak akan segan-segan untuk bekerja keras karena mereka tahu bahwa mereka akan sukses.
Yang menyebabkan motivasi kerja karyawan menurun adalah ketika mereka tidak bisa melihat masa depan dari tim dan perusahaan. Inilah hal yang nantinya akan berdampak pada kesuksesanmu dan tim.

Inkonsistensi

Kesuksesan | Konsisten
Sumber: Pexels
Sejak kecil kita diajarkan untuk menabung. Apabila kebiasaan tersebut kita bawa hingga dewasa, bukan tidak mungkin kita akan mampu membeli semua kebutuhan kita tanpa perlu mengambil cicilan.
Hal ini sama dengan kesuksesan seseorang dalam hidup. Menabung butuh sebuah konsistensi yang tinggi, begitu juga dengan kesuksesan. Apabila kamu ingin meraih mimpi-mimpimu, kamu harus konsisten dalam berbagai hal yang kamu lakukan.
Banyak orang yang berpindah haluan ketika dalam sebuah bidang mereka merasa tidak akan meraih kesuksesan. Mereka berpindah-pindah kantor, mencoba berbagai profesi, tetapi tidak pernah konsisten pada apa yang mereka lakukan. Inilah mengapa kebanyakan orang masih gagal untuk meraih kesuksesan dalam hidup mereka.
Kamu tahu bagaimana Tembok Cina dibangun? Ya, dengan konsistensi pekerja yang meletakkan setiap bongkah batu hingga membentuk bentangan tembok beribu kilometer.
Kamu tidak akan dapat membangun sesuatu apabila kamu berhenti di tengah jalan saat proses pencapaian mimpimu dan beralih ke hal lain. Jadi berjuanglah untuk menggapai apa yang menjadi impianmu hingga akhirnya kamu mendapatkannya.

Apabila kamu telah berhasil untuk menghindari hal-hal di atas, kamu tidak hanya mampu untuk meraih kesuksesan. Kamu juga akan menjadi seseorang yang akan berperan untuk membawa kesuksesan pada diri orang lain.
Kamu punya tip lain yang ingin kamu bagikan? Sampaikan pada kolom komentar di bawah!