Kamis, 05 Januari 2017

Metasurface akan Buat Lensa Smartphone Lebih Tipis dari Rambut Manusia

1COMMENT
lensa kamera | featured image
Lensa pada smartphone generasi berikutnya akan lebih tipis dari selembar rambut manusia. Tim peneliti dari Caltech dan Samsung telah sukses mengembangkan lensa datar yang dapat ditumpuk di atas sensor digital untuk membuat kamera berukuran kecil, seperti dikutip dari Digital Trend...

Lensa yang disebut metasurface ini terbuat dari bahan silikon sebanyak dua buah. Metasurface dapat disesuaikan agar diameternya berubah. Ketika diameter diubah, metasurface bisa mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke lensa sehingga gambar yang dipotret menjadi lebih fokus. Dahulu fungsi pengaturan titik api lensa (focal length) ini dikerjakan oleh lensa yang terbuat dari beberapa lapisan kaca.
Metasurface ini bisa diterapkan untuk kamera mungil, baik bagi perangkat mobile seperti smartphone atau wearable. Bisa juga diterapkan pada perangkat keilmuan seperti mikroskop atau kamera endoskopi.
Ketebalan tiap silinder dalam metasurface ini hanya enam ratus nanometer. Sehingga, menumpuk dua silikon silinder ini hanya menghasilkan lensa setebal 1.200 nanometer—jauh lebih tipis dari rambut manusia yang tebalnya seratus ribu nanometer!
Tim ini bukan yang pertama kali mencoba menggunakan silikon untuk menggantikan lensa. Sebelumnya, mereka telah mencoba untuk membuat fokus cahaya untuk fotografi. Sayangnya, usaha ini belum berhasil menghasilkan gambar yang jernih.
Gambar yang dihasilkan nyatanya masih buram, terutama di bagian pinggir. Efek yang sama terjadi ketika kamu menggunakan kaca pembesar. Dengan menempatkan lensa kedua, Caltech dan Samsung berhasil menghilangkan sebagian besar keburaman ini. Setidaknya sistem lensa ini bisa menangkap dan memfokuskan cahaya dari sudut tujuh puluh derajat. Alhasil, teknologi ini akhirnya bisa diaplikasikan pada kamera dan mikroskop.
hasil foto lensa metasurface
Hasil foto dengan dua lembar lensa metasurface lebih jernih (kiri). Sumber: Caltech
Metasurface dapat diproduksi massal dengan mudah dan murah, seperti halnya cip komputer,” kata peneliti Caltech, Amir Arbabi seperti tertulis dalam situs Caltech. Dalam penelitiannya, Arbabi bekerja sama dengan Andrei Faraon, asisten profesor untuk fisika terapan dan ilmu materi dari Caltech, serta Seunghoon Han, dari Samsung Electronics.
Menurut Faraon, berbagai produk elektronik bagi konsumen atau perangkat medis yang menggunakan kamera, membutuhkan lensa yang datar, ringan, dan murah. Apakah metasurface mampu menjawab kebutuhan ini?
(Diedit oleh Septa Mellina; Sumber gambar: Oddity Mall)

ABOUT EKA

Ambivert tech writer, who loves mostly any kind outdoor activity but still enjoy a peace me time. Reach me at eka@techinasia.com and twitter @gulakelapa