Selasa, 29 Mei 2018

Startup [Update] GO-JEK Terima Investasi Sedikitnya Rp2 Triliun dari Astra dan Blibli



GO-JEK Astra Pendanaan
Update
 – 12 Februari 2018 (pukul 16.55)

Kami menambahkan informasi tentang penerimaan investasi oleh GO-JEK dari PT Global Digital Niaga yang menaungi Blibli.

Inti berita

  • Pada 12 Februari 2018, PT Astra International secara resmi mengumumkan telah menyuntikkan dana investasi sebesar US$150 juta (sekitar Rp2 triliun) kepada GO-JEK.
  • Pada hari yang sama, GO-JEK juga mengumumkan bahwa mereka telah resmi menerima pendanaan dari PT Global Digital Niaga (GDN), anak perusahaan GDP Venture (Djarum Group) yang menaungi e-commerceBlibli.
  • Berbeda dengan pendanaan yang diterima GO-JEK dari Astra, PT Global Digital Niaga enggan menyebutkan nominal investasi yang diberikan pada GO-JEK.
  • Presiden Direktur PT Astra International, Prijono Sugiarto, menyatakan bahwa pendanaan tersebut merupakan investasi terbesar mereka di bidang teknologi.
  • Kusumo Martanto, CEO dari Blibli, menilai pihaknya dan GO-JEK bisa membuka akses yang lebih luas bagi para pelaku UKM, seperti dalam hal logistik dan merchandising. Ia pun tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pengembangan teknologi atau produk bersama dengan GO-JEK.
  • GO-JEK menyatakan akan menjajaki kemitraan dengan Astra (seperti di bidang pembiayaan kendaraan), Blibli, dan anak perusahaan lain dari Djarum Group.
  • Investasi ini merupakan bagian dari putaran pendanaan terbaru GO-JEK yang juga diikuti oleh perusahaan teknologi raksasa Google dan Temasek. CEO GO-JEK Nadiem Makarim enggan menyebutkan total pendanaan dari ketiga perusahaan tersebut.
GO-JEK Blibli Pendanaan

Fakta penting lainnya